Penelitian ini bertujuan merancang topologi jaringan client-server menggunakan dua router MikroTik di lingkungan Proxmox, melakukan penetration testing untuk mengidentifikasi kerentanan pada web server, serta merumuskan kebijakan keamanan jaringan berdasarkan temuan. Metode yang digunakan meliputi setup infrastruktur virtual dengan 4 VM, konfigurasi routing statis, dan scanning menggunakan Nmap. Hasil penelitian menunjukkan 7 port terbuka dengan temuan kritis pada Port 9000 (Portainer) yang memiliki skor risiko 25, serta kerentanan tinggi pada Port 22 (OpenSSH) dengan skor 16. Kebijakan keamanan dirumuskan mencakup hardening server, manajemen akses, monitoring, dan respon insiden dengan prioritas pada mitigasi kerentanan kritis.
Copyrights © 2025