Daun Kubis (Brassica oleracea L. Var. Capitata F. Rubra) dikenal mempunyai aktivitas antiinflamasi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat inflamasi terutama pada ibu menyusui. Salah satu kandungan di dalam kol ungu adalah antosianin (cyanidin-3-diglucoside-5-glucoside). Senyawa ini mempunyai efek sebagai antiinflamasi untuk tubuh. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat sediaan krim dan mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kubis terhadap stabilitas sifat fisik sediaan. Krim dibuat menggunakan dengan variasi konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20%. Krim diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar dan daya lekat. Metode analisis yang digunakan adalah ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Ekstrak etanol daun kubis menggandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin yang diamati melalui skrining fitokimia. ekstrak kubis putih dosis 500 mg/kgbb memiliki kemampuan menghambat udem yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak etanol kubis dosis 250 mg/kgbb dengan dosis 750 mg/kgbb. Hasil sediaan Krim menggunakan variasi konsentrasi ekstrak menunjukkan uji sifat fisik bahwa semua formula memenuhi syarat sediaan fisik yaitu homogen, pH yang sesuai yaitu kurang dari 6, daya sebar yang sejalan dengan nilai daya lekat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua formula menunjukkan hasil yang sesuai dengan persyaratan sediaan krim.
Copyrights © 2026