Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan pada industri pariwisata, terutama melalui media sosial yang memengaruhi preferensi wisatawan dalam memilih destinasi. Data digital dari aktivitas wisatawan di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube dapat dimanfaatkan untuk memahami tren, minat, serta perilaku wisatawan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMKN 3 Bandung dalam menganalisis data preferensi wisatawan menggunakan pendekatan data sains. Metode yang digunakan meliputi penentuan fitur preferensi, pemodelan berbasis konten, segmentasi wisatawan dengan K-Means, serta pembangunan paket wisata menggunakan pendekatan heuristik. Data yang dianalisis berasal dari konten media sosial wisata Bandung dan sekitarnya, kemudian dibersihkan dan dikategorikan berdasarkan jenis destinasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test, serta keberhasilan dalam merancang paket wisata inovatif yang sesuai dengan minat wisatawan, seperti “Bandung Serenity Escape” dan “Garut Hidden Paradise.” Evaluasi kegiatan memperlihatkan lebih dari 90% peserta merasa pelatihan bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, penerapan data sains terbukti efektif dalam mendukung pengembangan paket wisata berbasis preferensi wisatawan dan memberikan kontribusi praktis bagi industri pariwisata lokal.
Copyrights © 2026