Program psikoedukasi berbasis komunitas ini dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya cyberbullying pada remaja yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital serta lemahnya penerapan pola asuh demokratis oleh orang tua dan pendidik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang keamanan digital, memperkuat keterampilan pengasuhan demokratis, serta membangun kolaborasi pencegahan cyberbullying. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei awal, sosialisasi, pelatihan, diskusi kelompok, dan role-playing yang melibatkan orang tua, pendidik, dan remaja di Desa Laburinci, Pasar Wajo. Intervensi difokuskan pada edukasi literasi digital dan penguatan komunikasi terbuka dalam pola asuh demokratis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan orang tua dan pendidik dalam mengidentifikasi tanda cyberbullying, menetapkan batasan penggunaan gawai, serta memberikan dukungan emosional yang konstruktif. Selain itu, terjadi perubahan positif pada perilaku digital remaja, ditandai dengan meningkatnya kesadaran etika daring dan menurunnya konflik online. Program ini terbukti efektif memperkuat kapasitas preventif keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan digital yang aman bagi remaja.
Copyrights © 2026