Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kadar kompos yang optimal dan mempelajari pengaruh kompos Tandan Buah Kosong (EFB) Kelapa Sawit Taspu terhadap perkembangan dan produksi seledri (Apium graveolens L.). Lima perlakuan digunakan dalam penelitian ini, masing-masing dengan empat ulangan: P0 (kontrol), P1 (1,5 kg/pot), P2 (2 kg/pot), P3 (2,5 kg/pot), dan P4 (3 kg/pot). Desain yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (CRD). Berat segar akar, berat kering akar, tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar merupakan beberapa data yang diukur. Kondisi paling optimal untuk perkembangan tanaman seledri terlihat ketika 3 kg/pot (P4) kompos EFB Taspu diaplikasikan. Dengan perlakuan P4, tanaman mencapai titik tertinggi pada ketinggian 41,63 cm, memiliki jumlah daun terbanyak yaitu 94, berat basah tertinggi yaitu 43,93 g, berat kering tertinggi yaitu 7,95 g, berat basah tertinggi yaitu 3,21 g, dan berat kering terbesar yaitu 0,81 g.
Copyrights © 2026