Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menggambarkan dan menganalisa strategi pengembangan sarana objek wisata Tugu Khatulistiwa Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sementara itu teori yang menjadi pisau analisis adalah teori strategi efektif dalam pengembangan objek wisata mengandung tiga unsur penting menurut Brian (Dalam Yoeti, 2003: 15), antara lain: tujuan, kebijakan, dan program. Menggunakan teori tersebut pada dasarnya peneliti dapat menilai bahwa dalam mengembangkan sarana objek wisata khatulistiwa memerlukan tujuan agar dapat merumuskan kebijakan yang tepat dan direalisasikan ke dalam program, ketiganya membentuk strategi yang menjadi satu kesatuan. Adapun kesimpulan yang didapat dari analisa menggunakan teori penelitian ini adalah pada dasarnya di dalam menyusun rencana strategi pengembangan objek wisata ini memerlukan adanya tujuan baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat yang tinggal berada disekitaran objek wisata. Akan tetapi didalam Rencana Strategi (Renstra) Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Pontianak hanya memfokuskan pada tujuan untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan baik lokal maupun wisatawan luar. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak untuk dapat menyusun rencana strategi yang melihat peluang yang pada dasarnya adalah kebutuhan para wisatawan seperti penyediaan jasa fotografer, dan pengadaan kedai makanan.Kata kunci: Pengembangan, Strategi Objek Wisata, Tugu Khatulistiwa
Copyrights © 2023