Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap disiplin kerja pegawai Kantor Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai kurangnya disiplin kerja pegawai di Kantor Camat Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan uji statistik korelasi ganda, analisis regresi berganda, dan determinasi (R Square). Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori dari Tohardi (2002, 397) antara lain punishment and reward (hukum dan penghargaan), sikap adil dan tegas, motivasi, keteladanan pimpinan, lingkungan yang kondusif, dan ergonomis (lingkungan fisik yang aman dan nyaman).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat koefisien korelasi (R) antara motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap disiplin kerja pegawai adalah sebesar 0,571 dengan arah hubungan positif dan menunjukkan hubungan yang sedang. Persamaan regresi Y = 8,479 + 0,132x + 0,174x. Selanjutnya dari perhitungan determinasi diperoleh R Square 32,6% yang menunjukkan besar pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Camat Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu, sedangkan sisanya 67,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran dari peneliti yaitu pegawai di Kantor Camat Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu harus meningkatkan motivasi di dalam diri pegawai itu sendiri, pemerintah harus memperhatikan lingkungan kerja pegawai yang nantinya akan meningkatkan disiplin pegawai dalam bekerja, serta pegawai dan pemerintah harus menyadari besarnya peran motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap peningkatan disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu.
Copyrights © 2023