Permasalahan pengelolaan sampah di SD Negeri Tambangan 02 Kota Semarang menunjukkan rendahnya literasi lingkungan dan partisipasi siswa dalam aksi nyata. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter kewarganegaraan dan kesadaran ekologis melalui pendekatan service learning berbasis praktik eco craft. Pengabdian menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan 56 siswa kelas IV melalui tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup pengadaan bahan daur ulang, penyusunan instrumen, serta koordinasi dengan pendidik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner skala Likert, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan lingkungan, sikap kewarganegaraan, niat berperilaku pro-lingkungan, serta keterampilan praktis. Evaluasi menghasilkan skor 3.687 dari 3.840 (95,99%) dengan kategori “sangat baik”. Program ini terbukti efektif menumbuhkan budaya daur ulang, gotong royong, dan kepedulian ekologis di sekolah dasar, serta layak direplikasi untuk mendukung Kurikulum Merdeka, program Adiwiyata, dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Copyrights © 2026