Perkembangan UMKM di era digital menuntut pelaku usaha untuk memiliki identitas usaha dan strategi pemasaran yang adaptif agar mampu bersaing dan mempertahankan keberlanjutan usaha. Alimah Laundry sebagai salah satu UMKM di Dusun Siman Raya, Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur masih menghadapi keterbatasan pada aspek identitas visual, media promosi fisik, serta pemanfaatan media sosial, sehingga jangkauan pemasarannya relatif terbatas. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui metode pendampingan langsung berbasis praktik yang difokuskan pada peningkatan kapasitas mitra dalam pengelolaan identitas usaha dan strategi pemasaran. perumusan identitas visual, pembuatan media promosi fisik berupa banner, serta pengenalan pemasaran digital melalui pembuatan dan pengelolaan akun Facebook usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan visibilitas usaha melalui pemasangan banner sebagai penanda lokasi, serta peningkatan profesionalitas usaha melalui identitas visual yang lebih jelas dan konsisten. Selain itu, mitra menunjukkan kemampuan awal dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dengan mengunggah konten dan memperbarui informasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menghasilkan media promosi, tetapi juga mendorong perubahan sikap mitra terhadap pentingnya pemasaran digital sebagai bagian dari pengembangan usaha berkelanjutan.
Copyrights © 2026