Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal dan tradisi budaya sebagai daya tarik serta identitas Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, dalam perspektif Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terpadu. Fokus utama penelitian ini adalah tradisi sedekah bumi yang menjadi warisan budaya masyarakat dan masih dilestarikan hingga saat ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola desa dan masyarakat setempat, serta dokumentasi kegiatan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi sedekah bumi tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, tradisi ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata berbasis budaya yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun juga berperan dalam memperkuat identitas Desa Wisata Cibuntu serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dalam perspektif IPS terpadu, tradisi sedekah bumi dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan. Dengan demikian, kearifan lokal dan tradisi budaya tidak hanya bernilai sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media edukatif dan strategi pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026