Alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Surakarta pada periode 2020–2024. IPM merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pembangunan manusia, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Dalam konteks ini, pemerintah daerah memegang peran strategis dalam mengalokasikan anggaran secara efektif untuk sektor-sektor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda terhadap data sekunder dari BPS dan laporan APBD Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai R Square tinggi (0,886), baik anggaran pendidikan maupun anggaran kesehatan tidak berpengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap IPM. Ketidaksignifikanan ini diduga dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah data tahunan, kompleksitas faktor-faktor eksternal yang memengaruhi IPM, serta efektivitas pengelolaan anggaran yang belum optimal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan manusia tidak hanya ditentukan oleh besaran alokasi anggaran, tetapi juga oleh kualitas implementasi program dan sinergi antar sektor. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan pendekatan lintas sektoral dalam penyusunan kebijakan anggaran daerah.
Copyrights © 2025