Kawasan restorasi mangrove berperan penting sebagai habitat burung air, namun informasi kuantitatif mengenai struktur komunitas burung air serta keterkaitannya dengan status perlindungan spesies masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas burung air di kawasan restorasi mangrove Kampung Blekok, Situbondo, Jawa Timur, serta mengaitkannya dengan status perlindungan spesies Peraturan Menteri KLHK RI Nomor P.106 Tahun 2018 dan status konservasi global IUCN. Pengambilan data menggunakan metode point count untuk setiap spesies. Tujuan studi ini untuk menganalisis struktur komunitas burung air di Kampung Blekok sebagai area restorasi. Analisis data berupa Indeks diversitas (H), keseragaman (E), dominasi (D), dan INP. Sebanyak 13 spesies burung air berjumlah 2.310 individu berhasil diidentifikasi. Nilai H′ = 1,33 (sedang), E = 0,52 (sedang), dan D = 0,41 (sedang) pada spesies Bubulcus ibis (INP = 61,3%). Tiga spesies tercatat berstatus dilindungi secara nasional, yaitu Ardea alba, Charadrius javanicus, dan Numenius phaeopus, serta seluruh spesies tergolong Least Concern (LC) menurut IUCN. Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan restorasi mangrove Kampung Blekok telah berfungsi sebagai habitat burung air, sehingga dapat digunakan sebagai data dasar ekologi untuk pemantauan restorasi mangrove dan konservasi burung air.
Copyrights © 2025