Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ruang publik dalam membangun kohesi sosial masyarakat perkotaan dengan studi kasus di Taman Slamet Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami karakteristik ruang publik, bentuk interaksi sosial yang terjadi, serta kontribusinya terhadap pembentukan solidaritas dan integrasi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Slamet memiliki karakteristik sebagai ruang publik yang terbuka, mudah diakses, dan dilengkapi fasilitas yang mendukung beragam aktivitas sosial. Dinamika interaksi sosial yang terjadi meliputi komunikasi interpersonal, kerja sama informal, serta partisipasi komunitas yang mempertemukan individu dari latar belakang sosial yang beragam. Interaksi tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya solidaritas sosial, rasa kebersamaan, toleransi, dan integrasi sosial masyarakat Kota Malang. Namun demikian, faktor seperti kepadatan pengunjung dan keterbatasan fasilitas dapat menjadi hambatan dalam optimalisasi fungsi sosial ruang publik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa ruang publik memiliki peran strategis dalam memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika masyarakat perkotaan yang heterogen.
Copyrights © 2025