Pertumbuhan kawasan pendidikan di Kota Bandung memicu peningkatan kebutuhan hunian sementara bagi mahasiswa, terutama rumah kos di sekitar Universitas Pendidikan Indonesia. Perbedaan harga sewa kos di wilayah ini diduga berkaitan erat dengan tingkat aksesibilitas terhadap kampus dan fasilitas pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas terhadap variasi harga sewa kos di kawasan sekitar Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis bivariate untuk mengukur hubungan antara jarak ke kampus dan harga sewa kos, serta pendekatan spasial melalui pemodelan Multi Ring Buffer untuk menggambarkan zona pengaruh aksesibilitas. Data diperoleh dari survei lapangan, observasi, serta pemetaan jaringan jalan dan lokasi kos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin dekat lokasi kos ke kampus, semakin tinggi pula harga sewanya, dengan hubungan negatif kuat antara jarak dan harga. Zona 0–500 meter memiliki pengaruh paling tinggi, sedangkan di atas 1.500 m pengaruhnya menurun signifikan. Kesimpulannya, aksesibilitas merupakan faktor utama yang memengaruhi nilai ekonomi kos di kawasan pendidikan, serta mencerminkan dinamika spasial dan ekonomi di lingkungan perkotaan sekitar kampus.
Copyrights © 2026