Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) pengaruh langsung metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XII SMK Kahuripan 1 Jakarta; (2) pengaruh langsung efikasi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XII SMK Kahuripan 1 Jakarta; (3) pengaruh langsung metakognisi terhadap efikasi diri siswa kelas XII SMK Kahuripan 1 Jakarta; serta (4) pengaruh tidak langsung metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika melalui efikasi diri siswa kelas XII SMK Kahuripan 1 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMK Kahuripan 1 Jakarta, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan metakognisi terhadap kemampuan berpikir kritis IPA dengan nilai Sig. 0,000 < 0,005 dan thitung = 5,918; (2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan efikasi diri terhadap kemampuan berpikir kritis IPA dengan nilai Sig. 0,000 < 0,005 dan thitung = 3,623; (3) terdapat pengaruh langsung yang signifikan metakognisi terhadap efikasi diri dengan nilai Sig. 0,000 < 0,005 dan thitung = 6,664; serta (4) terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan metakognisi terhadap kemampuan berpikir kritis IPA melalui efikasi diri dengan nilai thitung = 2,161 > ttabel = 1,987. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika dapat dilakukan melalui penguatan metakognisi dan efikasi diri siswa.
Copyrights © 2025