Rendahnya budaya baca siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam penguatan literasi sejak dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan Model Literasi Satu Hari yang menekankan pada pembiasaan membaca secara rutin dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Literasi Satu Hari terhadap penguatan budaya baca siswa kelas 4–6 SD Negeri Limbangan dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat(KPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 61 siswa sebagai responden penelitian. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dan dinyatakan layak digunakan. Data dianalisis menggunakan uji t (parsial) dan uji F (simultan) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Literasi Satu Hari berpengaruh signifikan terhadap budaya baca siswa, baik secara parsial maupun simultan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Literasi Satu Hari efektif dalam meningkatkan budaya baca siswa dan dapat dijadikan sebagai strategi penguatan literasi di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung program literasi melalui kegiatan KPM.
Copyrights © 2026