Stres merupakan masalah psikologis yang umum dialami pelajar di tengah iklim pendidikan yang semakin kompetitif, di mana tekanan dari beban akademik, ekspektasi keluarga, dinamika sosial, dan paparan media digital dapat menurunkan motivasi, konsentrasi, prestasi, serta berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab stres pada pelajar, mengkaji dampaknya terhadap aspek akademik dan psikososial, serta merumuskan strategi manajemen stres yang relevan dan efektif. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan di sekolah menengah, serta wawancara mendalam dengan pelajar dan guru bimbingan konseling; data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik, sedangkan data kuesioner diolah dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres terutama dipicu oleh tuntutan akademik berlebihan, persaingan teman sebaya, keterbatasan manajemen waktu, ekspektasi keluarga, dan perbandingan sosial melalui media sosial; secara kuantitatif, sebanyak 70% responden melaporkan stres pada tingkat sedang–berat, dengan dampak berupa penurunan fokus belajar, kelelahan emosional, kecemasan, dan penurunan prestasi. Temuan ini menegaskan pentingnya program manajemen stres yang terintegrasi di sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis, memperkuat resiliensi pelajar, serta membantu mereka menyeimbangkan tuntutan akademik dengan kehidupan pribadi.
Copyrights © 2026