Perkembangan teknologi informasi telah menjadikan internet sebagai sumber utama dalam memperoleh pengetahuan, khususnya bagi peserta didik di tingkat sekolah menengah kejuruan. Namun, tingginya intensitas penggunaan internet belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai, terutama terkait aktivitas browsing dan mengunduh informasi secara aman dan bertanggung jawab. Kondisi ini menyebabkan siswa rentan terhadap informasi palsu, konten berbahaya, pelanggaran hak cipta, serta ancaman keamanan digital seperti malware dan phishing.
Copyrights © 2026