Latar belakang : Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang bersifat kronis dan tidak ditularkan dari orang ke orang. Prevalensi Penyakit degeneratif terus mengalami peningkatan seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat kearah yang kurang seimbang. Faktor risiko terjadinya penyakit degeneratif di kelurahan Tegal Sari Mandala I adalah hipertensi, kolesterol, asam urat dan diabetes. Kurangnya pengetahuaan dan kesadaran terhadap bahaya penyakit degeneratif menyebabkan deteksi dini berbasis pelayanan kesehatan kurang efektif. Hal ini juga disebabkan oleh masyarakat yang kurang koperatif memeriksakan diri selama belum merasa sakit. Tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan pengetahuan mengenai kesehatan serta pengendalian penyakit degeneratif. Penanggulangan faktor resiko penyakit degeneratif dan pencegahan berbasis masyarakat menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menekan resiko atau angka kematian akibat penyakit degeneratif. Metode: Kegiatan pendampingan self-management penyakit degeneratif bagi lansia melalui edukasi pada komunitas lansia ini dilakukan bersama dengan mahasiswa/i STIKes Darmo dan lansia di Kelurahan Tegal Sari Mandala I. Masyarakat sebanyak 31 orang. Cara yang dilakukan yaitu dengan memberikan edukasi kesehatan tentang screening kesehatan dan pengobatan gratis pada masyarakat di Kelurahan Tegal Sari Mandala I.Hasil : Dari hasil pengkajian yang dilakukan di Kelurahan Tegal Sari Mandala I diperoleh prioritas masalah yaitu kurangnya motivasi dan keinginan serta pengetahuan lansia terhadap pemeriksaan Kesehatan secara berkala Kesimpulan: Setelah diberikan edukasi kesehatan pada masyarakat di Kelurahan Tegal Sari Mandala I akan pentingnya mengetahui masalah cara memilih lansia yang sudah ada riwayat penyakit degeneratif yang kronis dan pemeriksaan kesehatan lansia secara berkala.
Copyrights © 2026