Studi ini menelaah perkembangan filsafat pendidikan Islam dari periode klasik hingga kontemporer serta relevansinya terhadap tantangan modern. Menggunakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis historis–komparatif, sumber primer dari pemikir Muslim klasik dan literatur kontemporer dianalisis melalui pendekatan hermeneutik dan tematik. Temuan menunjukkan bahwa konsep dasar tarbiyah, ta‘lim, dan ta’dib yang berakar pada wahyu dan dirumuskan oleh ulama klasik secara konsisten menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu rasional. Dalam konteks modern, prinsip-prinsip ini direformulasi melalui integrasi sains, rasionalitas, kesadaran digital, dan etika spiritual. Sintesis warisan intelektual historis dengan kebutuhan pendidikan masa kini menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam tetap menjadi kerangka yang relevan untuk pendidikan yang holistik, integratif, dan berorientasi karakter. Paradigma berbasis tauhid ini mampu menjawab tantangan globalisasi, modernisasi, dan transformasi teknologi sekaligus menumbuhkan cita-cita insan kamil, sehingga menegaskan signifikansi teoretis dan praktisnya bagi reformasi pendidikan kontemporer di seluruh dunia saat ini.
Copyrights © 2026