Usia pra sekolah merupakan usia dimana anak sangat memerlukan perhatian dalam setiap tahap pertumbuhan dan perkembangannya karena pada masa ini potensi anak dapat berkembang secara maksimal apabila diperhatikan sejak dini. Diperkirakan sekitar 5%-10% anak mengalami suatu keterlambatan (delay) dalam perkembangannya dan dapat diprediksikan sekitar 1% - 3% anak dibawah 5 tahun mengalami keterlambatan dalam perkembangan secara umum. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan stimulasi perkembangan anak prasekolah di rumah oleh orang tua. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariabel sehingga menghasilkan distribusi frekuensi pada tiap variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden, diantaranya: 51,52% responden memiliki umur pada kategori 36-50 tahun, 39,40% responden memiliki pendidikan terakhir SMA dan 72,73% responden bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebanyak 51,52% responden melaksanakan stimulasi perkembangan anak di rumah pada kategori cukup. Stimulasi perkembangan sangat penting dilaksanakan demi memastikan tumbuh kembang optimal
Copyrights © 2026