Perkembangan teknologi digital telah secara signifikan mengubah perilaku manusia. Hal ini terutama berlaku bagi mahasiswa yang mengandalkan media sosial sebagai sumber utama informasi produk dan saluran komunikasi dengan perusahaan. Media sosial menjadi strategi cerdas bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berinteraksi dengan pelanggan dan mendapatkan umpan balik. Para ahli berpendapat bahwa kualitas informasi yang disebarkan dan frekuensi interaksi di media sosial merupakan faktor penentu utama dalam keputusan pembelian. Namun, penelitian tentang dampak bersamaan dari dua variabel ini terkait dengan mahasiswa dan UMKM kuliner lokal masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi dan keterlibatan media sosial terhadap keputusan pembelian mahasiswa Program Studi Manajemen di Universitas Tadulako untuk produk UMKM Radja Penyet Mas Fais. Pendekatan yang digunakan adalah metodologi kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian terdiri dari 173 mahasiswa angkatan 2023 yang mengenal dan berinteraksi dengan platform media sosial UMKM. Dengan menggunakan sampling purposif dan rumus Slovin dengan margin kesalahan 10%, kami memperoleh 64 tanggapan. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan Google Forms, sementara analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23, dengan menerapkan validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi berganda, serta uji t dan f. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas informasi dan partisipasi media sosial secara signifikan dan positif mempengaruhi keputusan pembelian, baik secara independen maupun bersama-sama, sebagaimana dibuktikan oleh nilai R-squared yang disesuaikan sebesar 0,419. Hasil ini menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas konten dan interaksi di media sosial untuk memperkuat keputusan pembelian mahasiswa, sekaligus memberikan wawasan praktis bagi UMKM kuliner untuk menyempurnakan strategi pemasaran digital mereka
Copyrights © 2026