Pembelajaran PJOK di sekolah dasar masih sering didominasi pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga partisipasi siswa serta pencapaian hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor belum optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional bakiak dalam pembelajaran PJOK untuk mengembangkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Inpres Ardipura 1 Kota Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VI, dengan informan 1 guru PJOK dan 6 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahap coding, kategorisasi, penarikan tema, dan penafsiran makna. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member check, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu pemahaman konsep dan aturan permainan pada ranah kognitif, berkembangnya kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab pada ranah afektif, serta peningkatan koordinasi, keseimbangan, dan sinkronisasi gerak pada ranah psikomotor. Kesimpulannya, permainan tradisional bakiak efektif sebagai media pembelajaran PJOK yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna untuk mengembangkan hasil belajar siswa secara holistik.
Copyrights © 2026