Penelitian ini mengkaji peran koreografi dalam film musikal Rangga & Cinta sebagai penguat estetika dan emosi dengan menggunakan kerangka komunikasi nonverbal yang meliputi kinesics, proxemics, oculesics, dan ekspresi wajah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran koreografi dalam memperkuat estetika dan emosi serta memahami bagaimana koreografi digunakan sebagai bentuk komunikasi nonverbal dalam membangun makna dan narasi Rangga & Cinta. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan interpretatif melalui wawancara dengan koreografer, observasi film, serta dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koreografi berfungsi sebagai bahasa visual yang membangun relasi antar tokoh, dinamika emosi, dan kesinambungan dramatik melalui gerakan, jarak, tatapan mata, dan ekspresi wajah yang terintegrasi dengan sinematografi. Koreografi juga menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam menyesuaikan diri dengan ruang kamera dan struktur adegan sehingga memperkuat alur penceritaan. Dengan demikian, koreografi tidak hanya memperindah tampilan visual, tetapi menjadi medium komunikasi nonverbal yang strategis dalam membangun pengalaman serta makna estetika dan emosional penonton terhadap film musikal Indonesia.
Copyrights © 2026