Atlet paling sering mengalami cedera nonkontak, terutama dalam olahraga yang melibatkan lari cepat, dan cedera otot hamstring (HSI) adalah salah satu yang paling umum. Berbagai faktor risiko, termasuk penurunan kekuatan eksentrik pada otot hamstring, penurunan panjang fasikulus dari kepala panjang biceps femoris, dan penurunan fleksibilitas, adalah penyebab umum cedera ini. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pencegahan dan rehabilitasi yang efektif diperlukan untuk mengurangi kemungkinan cedera awal dan cedera ulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis menyeluruh tentang sejauh mana berbagai jenis intervensi latihan dan terapi dapat meningkatkan fungsi otot hamstring serta mengurangi risiko cedera hamstring strain. Metode yang digunakan adalah studi tinjauan literatur yang mengevaluasi sepuluh artikel penelitian eksperimental dan percobaan teracak. Artikel tersebut membahas berbagai intervensi, termasuk latihan eksentrik (seperti latihan hamstring Nordic), pelatihan resistensi flywheel, latihan konvensional, dan teknik rehabilitasi pendukung untuk atlet yang memiliki atau tidak memiliki catatan cedera hamstring.
Copyrights © 2026