Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis narasi vampir sebagai metafora konflik batin dalam MV “Knife” karya ENHYPEN melalui pendekatan psikologi sastra. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan kajian sastra kontemporer yang memperluas objek kajian ke dalam teks sastra visual, seperti MV, yang memadukan unsur narasi, visual, dan simbol. MV “Knife” menampilkan konsep vampir yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai simbol pergulatan batin dan krisis identitas individu modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Data penelitian berupa adegan, simbol visual, ekspresi tokoh, ruang, dan alur naratif yang dianalisis secara interpretatif berdasarkan kerangka psikologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh direpresentasikan melalui pencarian sensasi ekstrem sebagai bentuk ketahanan diri, tekanan sosial dan relasi toksik sebagai pemicu konflik internal, serta konflik identitas yang dimetaforakan melalui simbol pisau dan figur vampir. Konflik tersebut berkembang secara bertahap dan mencapai klimaks pada ruang salon yang merepresentasikan fase transisi dan ketidakberdayaan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa narasi vampir dalam MV “Knife” berfungsi sebagai metafora psikologis yang merefleksikan dinamika konflik batin dan krisis identitas. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa MV dapat diposisikan sebagai teks sastra visual yang memiliki kompleksitas psikologis dan relevan untuk dikaji dalam kajian psikologi sastra.
Copyrights © 2026