Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu respon lampu merah di Sukorambi sebelum dan sesudah dilakukan proses optimasi. Lampu lalu lintas memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus kendaraan, sehingga peraturan waktu yang tidak efisien dapat mengakibatkan kemacetan dan peningkatan waktu tunggu kendaraan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan hasil dari pengukuran langsung waktu waktu respon lampu merah selama 10 kali percobaan pada kondisi sebelum dan sesudah optimasi. Metode analisis statistik yang digunakan yakni uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS, karena data yang diteliti berasal dari dua kondisi berpasangan pada lokasi yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara waktu respon lampu merah sebelum dan sesudah optimasi, dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai rata-rata waktu respon sebelum optimasi sebesar 48,32 detik, sedangkan setelah optimasi menurun menjadi 40,77 detik. Penurunan ini menunjukkan bahwa optimasi sistem pengaturan lampu merah yang dilakukan berhasil meningkatkan efisiensi pengaturan lalu lintas di kawasan Sukorambi secara signifikan.
Copyrights © 2026