Penelitian ini menunjukkan bahwa beban latihan dan status pemulihan merupakan determinan penting dalam pembentukan kebugaran jasmani atlet hoki lapangan sepanjang musim kompetisi. Beban latihan yang terkelola secara sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas fisik atlet, sementara kualitas pemulihan memperkuat proses adaptasi fisiologis yang terjadi setelah paparan latihan intensif. Kebugaran jasmani terbukti memiliki peran sentral dalam menjembatani pengaruh kedua faktor tersebut terhadap performa kompetitif, sehingga sebagian besar dampak beban latihan dan pemulihan terhadap kualitas penampilan atlet di pertandingan berlangsung secara tidak langsung melalui peningkatan kondisi fisik. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan yang terintegrasi antara perencanaan beban latihan dan strategi pemulihan berbasis data objektif dan subjektif. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa pelatih dan praktisi olahraga perlu memonitor respons atlet secara berkelanjutan serta menyesuaikan intensitas latihan dan intervensi pemulihan untuk memaksimalkan performa sekaligus meminimalkan risiko kelelahan berlebih selama musim kompetisi. Dari sisi ilmiah, pengembangan model struktural dalam penelitian ini memperkaya kajian kebugaran jasmani olahraga hoki dengan menghadirkan kerangka analitik yang komprehensif dan dapat dijadikan dasar bagi penelitian lanjutan dengan desain eksperimental atau cakupan populasi yang lebih luas.
Copyrights © 2025