Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi usahatani selada hijau (Lactuca sativa L.) yang dibudidayakan dengan metode Nutrient Film Technique (NFT) pada unit usaha Wara Hidroponik di Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung, observasi kegiatan produksi, dan dokumentasi pembukuan usaha selama satu tahun produksi. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan laporan pendukung. Analisis dilakukan secara sistematis menggunakan metode perhitungan Total Cost (TC), Total Revenue (TR), Net Profit (π), Revenue-Cost Ratio (R/C), Benefit-Cost Ratio (B/C), dan Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan finansial usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi tahunan mencapai Rp60.942.679, dengan total penerimaan sebesar Rp210.000.000 dan pendapatan bersih Rp149.057.321. Nilai R/C Ratio sebesar 3,4 dan B/C Ratio sebesar 2,4 menandakan usaha ini layak dan menguntungkan secara finansial. Titik impas tercapai pada harga jual Rp2.031 per batang dan jumlah produksi 8.706 batang. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan model analisis kelayakan finansial berbasis data aktual pada usaha hidroponik perkotaan skala kecil menengah yang dapat dijadikan referensi bagi pelaku agribisnis dan pemerintah daerah dalam mengembangkan urban farming berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi hijau di wilayah perkotaan.
Copyrights © 2025