JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia
Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025

The Utilization of Three-Dimensional Books and Ika Duba Hand Puppets Based on a Sociolinguistic Approach in Improving Lampung Language Literacy

bagus (Unknown)
Abdul Aziz, S.Sos (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Tujuan. Penurunan jumlah penutur bahasa Lampung, terutama di kalangan generasi muda, mengancam keberlanjutan bahasa ini dan berpotensi menjadikannya sekadar simbol budaya tanpa fungsi komunikatif. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan buku tiga dimensi dan boneka tangan Petualangan Ika dan Duba sebagai media literasi untuk memperluas domain penggunaan bahasa Lampung dan memperkuat sikap positif anak terhadap bahasa daerah Lampung. Material dan Metode. Pendekatan kualitatif digunakan dengan kajian literatur, analisis isi, dan dokumentasi lapangan dari Laporan Krida Duta Bahasa Nasional Provinsi Lampung. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku tiga dimensi dan boneka tangan Ika Duba mampu meningkatkan minat baca, keterlibatan, serta kebanggaan anak terhadap bahasa Lampung. Berdasarkan survei kepuasan, lebih dari 85% peserta menyatakan bahwa media ini menarik dan membantu mereka memahami kosakata baru bahasa Lampung. Guru dan fasilitator melaporkan adanya peningkatan kemampuan mendengar dan berbicara anak dalam bahasa daerah. Selain itu, 90% responden menyebut media ini relevan dengan konteks sosial budaya lokal dan dapat meningkatkan sikap positif terhadap bahasa Lampung. Media ini juga terbukti membantu guru dalam penyediaan bahan ajar kontekstual dan memperluas domain penggunaan bahasa Lampung dari ruang domestik ke ranah pendidikan formal maupun nonformal. Kesimpulan. Pemanfaatan buku tiga dimensi dan boneka tangan Petualangan Ika dan Duba menjadi inovasi efektif dalam meningkatkan literasi sekaligus melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Lampung. Media ini berkontribusi pada perubahan sikap berbahasa yang lebih positif, memperkuat identitas budaya lokal, serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Namun demikian, implementasi media ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kompetensi guru, dan keberlanjutan program. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas bahasa untuk memperluas dampaknya. Dengan pendekatan yang komprehensif dan partisipatif, media literasi berbasis budaya lokal ini dapat menjadi model revitalisasi bahasa daerah di Indonesia. Kata Kunci Bahasa Lampung; Boneka Tangan; Buku Tiga Dimensi; Revitalisasi Bahasa Daerah; Backgrounds. The declining number of Lampung language speakers, particularly among younger generations, poses a serious threat to the language’s sustainability and risks reducing it to a mere cultural symbol devoid of communicative function. This study analyzes the use of the three-dimensional book and hand puppet “Petualangan Ika dan Duba” as literacy media to expand the domains of Lampung language use and to strengthen children’s positive attitudes toward their regional language. Methods. A qualitative approach was employed through literature review, content analysis, and field documentation derived from the Krida Report of the National Language Ambassadors of Lampung Province. Results. Results of the study indicate that the use of the three-dimensional book and hand puppets Ika Duba effectively enhances children’s reading interest, engagement, and sense of pride in the Lampung language. Based on a satisfaction survey, more than 85% of participants stated that the media were engaging and helped them acquire new Lampung vocabulary. Teachers and facilitators reported an improvement in children’s listening and speaking abilities in the local language. Moreover, 90% of respondents acknowledged that these media were relevant to the local sociocultural context and fostered a more positive attitude toward the Lampung language. The media also proved beneficial for teachers in providing contextual teaching materials and in expanding the domains of Lampung language use from domestic settings to both formal and non-formal educational environments. Conclusions. The utilization of the three-dimensional book and hand puppets “Petualangan Ika dan Duba” serves as an effective innovation for enhancing literacy while simultaneously preserving regional languages, particularly the Lampung language. This medium contributes to fostering more positive language attitudes, strengthening local cultural identity, and creating enjoyable learning experiences for children. Nevertheless, its implementation still faces several challenges, such as limited resources, insufficient teacher competence, and program sustainability issues. Therefore, educational policy support, teacher training, and collaboration among government institutions, educational bodies, and language communities are essential to broaden its impact. Through a comprehensive and participatory approach, this culture-based literacy medium can serve as a model for regional language revitalization across Indonesia. Key Words Hand Doll;Lampung Language; Three-Dimensional Books; Regional Language Revitalization;

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jami

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Social Sciences

Description

The JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia is a double-blind peer-reviewed journal published by Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. The aims of the Journal are to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of ...