Latar belakang: ibu hamil memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan sejumlah perubahan yang terjadi pada dirinya. Pasalnya, perubahan tersebut seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman dan cemas pada beberapa besar ibu hamil. Tujuan: dilakukan studi kasus untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil. Metode: studi kasus. Pengumpulan data dengan metode observasi, pemeriksaan fisik dan wawancara. Hasil: dengan mengumpulkan beberapa data baik subyektif maupun obyektif, penulis mendapatkan diagnosis sebenarnya sebagai G2P10001, usia kehamilan 39 minggu, punggung kiri, presentasi kepala, intrauteri, tunggal, hidup, kondisi ibu dan janin baik. Dengan mengumpulkan banyak data baik subyektif maupun obyektif, penulis telah menegakkan diagnosis sebenarnya sebagai G2P10001, usia kehamilan 39 minggu, punggung kiri, persen kepala, intrauteri, tunggal, hidup, kondisi ibu dan janin baik. Masalah sebenarnya yang dicatat adalah rasa tidak nyaman akibat sering buang air kecil. Simpulan: Masalah yang sebenarnya dicatat adalah ketidaknyamanan yang disebabkan oleh frekuensi buang air kecil, dan tidak ada kesenjangan yang ditemukan antara teori dan praktik dalam pelaksanaan layanan antenatal di PMB Asmak Mukhayah, yang sudah sesuai dengan standar teoretis minimum 10 T.
Copyrights © 2025