Mahasiswa rentan mengalami kecemasan akibat tuntutan akademik dan perubahan gaya hidup, termasuk penurunan aktivitas fisik dan kualitas tidur yang kurang baik. Kondisi ini juga berpotensi dialami oleh mahasiswa bidang keolahragaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik, kualitas tidur, dan tingkat kecemasan pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM). Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 68 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan tingkat kecemasan menggunakan Hospital Anxiety and Depression Scale–Anxiety (HADS-A). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kecemasan (r = −0,46; p < 0,01), serta hubungan positif antara kualitas tidur dan kecemasan (r = 0,52; p < 0,01). Analisis regresi menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan kualitas tidur secara simultan berkontribusi sebesar 40% terhadap variasi tingkat kecemasan (R² = 0,40; p < 0,001). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan kualitas tidur merupakan faktor penting yang berhubungan dengan tingkat kecemasan mahasiswa.
Copyrights © 2026