Infeksi merupakan salah satu penyebab kematian ibu keempat tertinggi di Indonesia, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan rancangan penelitian two grup pretest-posttest design. Populasi seluruh ibu post SC yang berkunjung ke Poli Kebidanan RSUD Kabupaten bulan Septemmber sampai November tahun 2023 sebanyak 32 orang. Sampel diambil secara 1:1 yaitu 16 orang sampel kasus diberikan 1000 ml ekstrak ikan gabus selama 6 hari berturut-turut dan 16 orang sampel kontrol adalah sampel yang tidak diberi perlakukan. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang tidak diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 8,62 dengan nilai minimum 6 dan maksimum 15 dan rata-rata setelah sebesar 4,06 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 8; Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 7,75 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6 dan rata-rata setelah sebesar 0,38 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Diharapkan pada pihak RSUD agar dapat meningkatkan informasi pada ibu post partum tentang pentingnya mengkonsumsi ekstrak ikan gabus agar mempercepat proses penyembuhan luka Sectio Caesarea baik melalui penyebaran leaflet, penyuluhan, maupun penjelasan secara langsung kepada ibu pos partum
Copyrights © 2025