Material komposit sering digunakan sebagai body pada mobil terutama pada bagian pelindung depan maupun belakang, hal ini dikarenakan keunggulan material komposit yaitu ringan yang mengakibatkan massa dari body mobil akan lebih ringan sehingga bahan bakar menjadi lebih efisien dan dapat mereduksi emisi udara. Komposit yang menggunakan polimer merupakan komposit yang sering digunakan. Komposit dengan jenis ini menggunakan polimer sebagai matriks dan serat alam sebagai penguat.Komposisi serat karbon, serat polypropylene Paduan Hardiner dan Resin Epoxy untuk bahan winglet bumper mobil: Komposisi 1: 1 serat KSP 3 serat KSK atau 1.158 gr KSP; 3.475 gr KSK ;18.532 gr REH nilai uji bending rata-rata 4694,57 MPa, Komposisi 2 : 2 serat KSP 2 serat KSK atau 2.316 gr KSP;2.316 gr KSK; 18.532 gr REH nilai uji bending rata-rata 4901,45 MPa, Komposis 3: : 3 serat KSP 1 serat KSK atau 3.475 gr KSP 1.158 gr KSK; 18.532% REH nilai uji bending rata-rata 5371,68 MPa Pembuatan Winglet Bumper Mobil diambil dari komposisi spesimen uji bending tertinggi yang diperoleh pada komposisi perbandingan campuran 3 serat KSP dan 1 serat 3.475 gr KSP, 1 serat 1.158 gr KSK; 18.532 gr REH dengan nilai uji bending 5371,68 MPa. Nilai analisis komparatif kekuatan uji bending dengan komposisi serat karbon, serat polypropylene. Paduan Hardiner dan Resin Epox dengan menggunakan analisa Komparatif sampel k berkorelasi, Analisis hipotesa ada perbedaan diantara lapisan serat terhadap uji bending Karena nilai F0 = 77,01 > F0,05(2,6) = 5.14 maka Ho maka ditolak. Jadi ada pengaruh perbedaan diantara lapisan serat polypropylene dan lapisan serat karbon terhadap kekuatan uji bending material untuk pembuatan Bumper Mobil.
Copyrights © 2026