Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun daya nalar, kemampuan berpikir logis, serta kesiapan belajar pada jenjang berikutnya. Salah satu indikator penting pada usia 4–5 tahun adalah kemampuan mengklasifikasi dan mengelompokkan benda berdasarkan atribut tertentu seperti warna, bentuk, dan ukuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan Montessori dapat memberdayakan daya nalar anak melalui pengembangan kemampuan klasifikasi dan pengelompokan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 15 anak kelompok A di PAUD Permata Bunda Kota Subulussalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan lembar observasi terstruktur. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase peningkatan pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan klasifikasi dan pengelompokan anak dari pra-siklus hingga siklus II, dengan 87% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Penggunaan materi konkret, kebebasan eksplorasi dalam batasan, serta lingkungan belajar yang terstruktur dalam pendekatan Montessori terbukti efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis dan sistematis anak. Dengan demikian, pendekatan Montessori tidak hanya meningkatkan kemampuan klasifikasi dan pengelompokan, tetapi juga berkontribusi dalam memberdayakan daya nalar anak usia dini secara optimal.
Copyrights © 2025