Latar Belakang: Efusi pleura merupakan manifestasi klinis yang umum pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Stage V akibat kelebihan beban cairan dan hipoalbuminemia, yang memicu sesak napas (dispnea). Metode: Laporan kasus ini mendeskripsikan intervensi keperawatan komprehensif pada seorang laki-laki berusia 69 tahun (Tn. H) dengan diagnosis Efusi Pleura dan CKD Stage V. Intervensi yang diberikan adalah kombinasi posisi High Fowler (30-45°), Pursed Lips Breathing (PLB), dan akupresur pada titik LU1, LU7, dan LU9 selama 3 hari berturut-turut (3x24 jam). Hasil: Saat pengkajian awal, pasien menunjukkan dispnea berat (RR: 25 x/menit, penggunaan otot bantu napas). Setelah intervensi kombinasi selama 3 hari, terjadi perbaikan signifikan pada status pernapasan; RR menurun menjadi 18 x/menit, suara napas lebih bersih, dan pasien melaporkan penurunan sesak napas secara subjektif. Kesimpulan: Integrasi posisi High Fowler, PLB, dan akupresur memberikan efek sinergis dalam mengoptimalkan ekspansi paru dan mengurangi beban kerja pernapasan pada pasien CKD dengan efusi pleura.
Copyrights © 2025