Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 99 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku UMKM secara umum berada pada kategori kurang efektif. Pada dimensi pemahaman produk keuangan, rata-rata capaian sebesar 74,41%, yang menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan keuangan masih terbatas pada fasilitas kredit, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penggunaan produk keuangan lain seperti tabungan, asuransi, dan layanan keuangan nonkredit masih rendah. Pada dimensi financial knowledge and attitude, rata-rata capaian sebesar 75,65% dan juga berada pada kategori kurang efektif. Meskipun pelaku UMKM memiliki sikap positif terhadap keberlanjutan usaha dan tujuan jangka panjang, pengambilan keputusan keuangan masih cenderung berbasis insting dibandingkan dengan perencanaan yang sistematis. Pengetahuan mengenai laporan keuangan, rasio keuangan, dividen, dan struktur kepemilikan investor juga masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi keuangan yang kontekstual dan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM serta mendukung pembangunan ekonomi kawasan Teluk Tomini.
Copyrights © 2026