Desa Bangunharjo adalah desa pertanian dan 50% penduduknya bekerja sebagai petani. Karena sulit untuk memaksimalkan potensi pariwisata, budaya, dan UMKM guna mendapatkan status Desa Budaya Mandiri. Tujuan proyek layanan masyarakat ini adalah menyusun daftar sumber daya yang dimiliki oleh desa-desa pedesaan, seperti lahan pertanian dan infrastruktur (aset fisik) serta pengetahuan lokal dan lembaga (aset non-fisik). Daftar ini akan digunakan untuk menyusun rencana induk desa yang terintegrasi. Metode partisipatif yang digunakan melibatkan BUMKal, pelatihan bagi petugas survei, pengumpulan data berdasarkan zonasi, dan penggunaan teknologi. Total luas sawah yang ditemukan adalah satu hektar, potensi Sungai Code, dan 17 usaha kecil dan menengah (UKM) yang belum dimanfaatkan. Rencana induk komunitas akan mencakup empat bagian utama: Komunitas Budaya, Desa Pariwisata, Desa Wirausaha, dan Desa Utama. Pelatihan digital BUMKal, pertumbuhan e-commerce, dan kerja sama dengan pemerintah daerah adalah ide-ide untuk membuat hal-hal lebih berkelanjutan. Proyek ini menunjukkan bahwa strategi berbasis aset dan partisipatif dapat membantu desa berkembang secara inklusif dan berkelanjutan. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah tersusunnya master plan desa sebagai pedoman pengembangan Desa Bangunharjo menuju Desa Mandiri Budaya.
Copyrights © 2026