Penemuan obat modern berbasis senyawa alam kini semakin diperkuat dengan pendekatan kimia medisinal dan teknologi in silico yang memungkinkan efisiensi dan prediktivitas tinggi dalam proses desain molekuler. Review artikel ini bertujuan untuk memecahkan potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat yang telah dikaji dalam lima tahun terakhir (2020–2025), melalui telaah sistematis terhadap literatur dari berbagai database ilmiah. Dalam kerangka kerja kimia medisinal, berbagai metode seperti docking molekuler, SAR, pemodelan farmakofor, serta prediksi ADMET digunakan untuk menilai interaksi molekul terhadap protein target terapeutik dan kelayakan senyawa sebagai kandidat obat. Analisis menunjukkan bahwa senyawa seperti kurkumin, gingerol, kaempferol, dan daucosterol memiliki afinitas pengikatan tinggi serta profil farmakokinetik yang mendukung. Simpulannya, integrasi pendekatan kimia medisinal dan simulasi komputasi berperan penting dalam pengembangan senyawa alam menjadi obat modern yang efektif dan aman.
Copyrights © 2026