Penelitian ini menganalisis manajemen jaminan kualitas yang diterapkan oleh kepala sekolah di MTs Negeri 02 Pontianak. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan lima peserta (3 pria dan 2 wanita, berusia 40-58 tahun). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa manajemen jaminan kualitas yang dilakukan oleh kepala sekolah telah berhasil, terutama dalam keterlibatan pemangku kepentingan, perencanaan, pengorganisasian, dan manajemen keuangan. Komunikasi dan kolaborasi yang efektif menjadi kekuatan utama, meskipun tantangan muncul akibat penurunan motivasi pemangku kepentingan ketika praktik manajemen tidak terus-menerus dipelihara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan dan kepemimpinan yang kuat berkontribusi pada manajemen jaminan kualitas yang efektif. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya praktik perawatan diri dalam menyelaraskan pekerjaan dengan pengabdian kepada Tuhan. Studi ini merekomendasikan untuk meningkatkan peran kepala sekolah dalam lebih mengembangkan praktik jaminan kualitas.
Copyrights © 2026