Penelitian ini mengkaji transformasi historis kebijakan pendidikan nasional Indonesia serta implikasinya terhadap sistem pendidikan saat ini. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis historis, penelitian ini menelusuri perubahan kebijakan sejak masa kolonial, era awal kemerdekaan, sistem pendidikan yang tersentralisasi pada masa Orde Baru, hingga reformasi desentralisasi pasca-1998. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setiap periode meninggalkan warisan yang berbeda dan berpengaruh terhadap desain kurikulum, tata kelola pendidikan, kualitas guru, serta akses terhadap pendidikan. Inisiatif Merdeka Belajar dan penerapan Kurikulum Merdeka 2024 menandai pergeseran paradigma yang signifikan menuju pendidikan yang fleksibel dan berbasis kompetensi, selaras dengan keterampilan abad ke-21. Namun demikian, berbagai tantangan masih tetap ada, seperti ketimpangan kesiapan guru, kesenjangan kapasitas antarwilayah, serta akses sumber daya yang belum merata. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis historis untuk memahami akar permasalahan sistemik yang dihadapi saat ini, serta menekankan perlunya kebijakan pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif, yang mampu menyeimbangkan standar nasional dengan otonomi daerah. Temuan ini memberikan landasan kritis bagi perancangan reformasi pendidikan di masa depan yang peka terhadap konteks dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang berkeadilan.
Copyrights © 2025