Media digital, khususnya YouTube, menjadi ruang penting dalam penyebaran wacana pengembangan diri dan maskulinitas pria muda. Salah satu kanal yang menonjol di Indonesia adalah @PRIASERATUSPERSEN yang mengomunikasikan konsep High Value Man melalui pendekatan psikoedukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana makna High Value Man dikonstruksikan sebagai narasi psikoedukasi maskulinitas dalam konten kanal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui analisis konten video, kajian visual dan naratif, serta penelaahan interaksi audiens pada kanal YouTube @PRIASERATUSPERSEN. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Value Man direpresentasikan sebagai figur pria ideal yang menekankan rasionalitas, disiplin diri, stabilitas emosional, dan orientasi pencapaian. Psikoedukasi dikonstruksikan sebagai proses pengembangan diri yang bersifat individual dan berfokus pada kontrol diri serta tanggung jawab personal. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kanal @PRIASERATUSPERSEN berfungsi sebagai ruang psikoedukasi digital bagi pria muda, namun sekaligus mereproduksi standar maskulinitas normatif yang berpotensi membatasi pemaknaan maskulinitas secara lebih reflektif dan inklusif.
Copyrights © 2026