Latar Belakang: Lingkungan kerja perkantoran yang tidak ergonomis berpotensi meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal dan menurunkan kenyamanan serta kesehatan kerja. Evaluasi ergonomi diperlukan sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi ergonomi lingkungan kerja perkantoran pada Fungsi General Affairs di PT X menggunakan metode Ergonomic Checklist. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan unit analisis berupa 132 sub-aspek ergonomi yang dikelompokkan dalam 9 aspek ergonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan Ergonomic Checklist, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penilaian menunjukkan bahwa 71 sub-aspek (53,8%) berada pada kategori Baik, 14 sub-aspek (10,6%) Tidak sesuai, dan *47 sub-aspek (35,6%) Tidak diterapkan (N/A). Ketidaksesuaian paling banyak ditemukan pada aspek postur dan posisi kerja. Kesimpulan: Penerapan ergonomi di lingkungan kerja perkantoran Fungsi General Affairs PT X secara umum sudah cukup baik, namun masih diperlukan perbaikan terutama pada aspek postur dan posisi kerja guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja.
Copyrights © 2025