Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas informasi terhadap akuntabilitas keuangan desa.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang terdiri dari aparat desa dan masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan serta pengawasan keuangan desa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap akuntabilitas keuangan desa, dengan nilai t hitung = 1,371 dan sig = 0,180 (> 0,05). Aksesibilitas informasi juga berpengaruh positif namun tidak signifikan, dengan nilai t hitung = 0,591 dan sig = 0,559 (> 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung = 1,061 dan sig = 0,358(> 0,05). Nilai R Square sebesar 0,060 mengindikasikan bahwa penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas informasi hanya mampu menjelaskan 6% variasi akuntabilitas keuangan desa, sementara 94% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang terbatas dan wilayah penelitian yang sempit, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah responden, cakupan wilayah, serta menambahkan variabel lain yang relevan
Copyrights © 2026