Penelitian ini bertujuan menentukan kelas kesesuaian lahan dan menilai kelayakan usahatani jagung hibrida dan komposit. Lokasi penelitian di Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara yang dimulai Maret-Mei 2024 dengan menggunakan metode survei fisiografi. Teknik evaluasi lahan menggunakan pemadanan antara kriteria kesesuaian lahan untuk jagung dengan karakteristik dan kualitas lahan setempat. Hasil penelitian membuktikan bahwa kelas kesesuaian aktual untuk jagung hibrida dan komposit di Kecamatan Bolaang Uki hanya tergolong kelas tidak sesuai (N) semuanya dengan faktor pembatas kapasitas tukar kation (KTK) dan kedalaman tanah. Setelah dilakukan perbaikan faktor pembatas KTK tanah, maka secara potensial kelas kesesuaian lahan untuk jagung hibrida sudah menjadi cukup sesuai (S2) sebesar 62,49% pada satuan lahan (SL) 1, 2, 3, 4, 6, dan 7, sementara SL sisanya tetap kelas N. Sedangkan untuk jagung komposit, selain naik kelas S2 sebesar 15,60% pada SL 1, 2, dan 3, juga naik kelas sesuai marjinal (S3) sebesar 46,88% pada SL 4, 6, dan 7. Sisa SL tetap kelas N. Usahatani jagung hibrida dan komposit menguntungkan karena nilai R/C > 1.
Copyrights © 2025