Cendawan genus Curvularia paling sering ditemukan berasosiasi dengan penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit. Dalam usaha meminimalkan pemakaian fungisida sintetik maka diperlukan fungisida yang tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan terhadap konsumen. Salah satunya adalah tumbuhan jambu biji (Psidium guajava L.). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai rendemen ekstrak etanol daun jambu biji dan efektivitasnya terhadap Curvularia sp. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu 1%, 3%, 5%, 7%, 9% dan satu perlakuan kontrol tanpa konsentrasi ekstrak, masing-masing perlakuan diulang 5 kali, sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan rendemen ekstrak etanol daun jambu biji adalah sebesar 24%. Konsentrasi paling baik dalam menghambat pertumbuhan Curvularia sp. pada penelitian ini adalah konsentrasi 9% (P5) yang memiliki daya hambat sebesar 49.59% dan zona hambat sebesar 9.53 mm. LC50 dengan metode peracunan makanan adalah 21.8%, sementara LC50 pada metode sumuran adalah 540.11%.
Copyrights © 2025