Peran sebagai orang tua bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, karena merawat dan mengasuh anak tidaklah semudah yang dibayangkan. Rasa letih, capek mengurus anak dirasakan oleh orang tua yang mengasuh anak usia dini sambil bekerja. Terkadang karena tuntutan pekerjaan, beban ekonomi dan lain-lain mengakibatkan orang tua menjadi stress. Stress yang tidak dilakukan dengan coping stress yang baik membuat orang tua melakukan kekerasan kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran coping stress orang tua yang mengasuh anak usia dini. Desain penelitian ini berbentuk kuantitatif non eksperimental. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling berjenis purposive sampling dengan total sampel sebanyak 386 responden yaitu orang tua yang mengasuh anak usia dini. Skala resiliensi dengan nilai koefisien reliabilitas (?) 0,921 dengan 36 aitem valid. Dari hasil uji Z score didapatkan hasil dimensi coping stress yang banyak digunakan adalah positive reappraisal sebanyak 96 responden (24,58%). Dan dari hasil uji kategorisasi didapatkan hasil dimensi coping stress yang memiliki interprestasi tinggi adalah confrontive sebanyak 235 responden (60,88%), distancing sebanyak 226 responden (58,55%), accepting responsibility sebanyak 218 responden (56,48%) dan positive reappraisal sebanyak 206 responden (53,37%).
Copyrights © 2026