Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerimaan kredit mikro terhadap pengembangan industri kecil. Kredit mikro berfungsi sebagai instrumen pembiayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas operasi bisnis, dan memperkuat daya saing pelaku industri kecil. Namun, efektivitas kredit dalam mendorong pengembangan bisnis masih memerlukan pengujian empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang menargetkan pelaku industri kecil yang telah menerima fasilitas kredit mikro. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier untuk menguji pengaruh penerimaan kredit terhadap indikator pengembangan bisnis, termasuk peningkatan pendapatan, aset, tenaga kerja, dan kapasitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan kredit mikro memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan industri kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa akses yang memadai terhadap pembiayaan dapat mendorong ekspansi bisnis dan meningkatkan kinerja industri kecil secara berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya perluasan akses kredit, pemberian bantuan bisnis, dan memastikan manajemen keuangan yang efektif untuk memperkuat sektor industri kecil sebagai pilar ekonomi daerah.
Copyrights © 2026