Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kemauan guru untuk menerapkan kurikulum independen di SDN 12 Langsa. Kurikulum independen adalah kebijakan pendidikan yang memberikan fleksibilitas bagi guru dan unit pendidikan dalam merancang pembelajaran mereka sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik perekaman data dalam bentuk pengamatan dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa guru SDN 12 Langsa Kelas IV baik dalam tiga aspek utama: rencana pembelajaran, implementasi pembelajaran, dan evaluasi. Guru dapat menentukan tujuan pembelajaran, aliran tujuan pembelajaran, dan modul pengajaran terkait. Ketika diimplementasikan, pembelajaran dilakukan secara aktif, menarik dan dibedakan. Evaluasi dilakukan terus menerus dari evaluasi awal ke ringkasan keseluruhan. Namun, ada tantangan dalam bentuk fasilitas terbatas dan kebutuhan pelatihan lainnya. Studi ini merekomendasikan dukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah untuk memastikan keberhasilan implementasi kurikulum Meldeka.
Copyrights © 2026