ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Vol. 5 No. 2 (2026): Januari 2026

Juru Bahasa Isyarat dalam Gereja untuk Mendukung Inklusi

Worek, Natalia Yevonne (Unknown)
Arifianto, Yonatan Alex (Unknown)
Triposa, Reni (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Abstract: Church services in Indonesia still face challenges in providing equal access to communication for deaf congregations, mainly because worship services are generally verbal and are not yet fully supported by alternative means of communication. These limitations often marginalise deaf friends from the full liturgical experience, resulting in their participation not being as optimal as that of other congregants. This situation demonstrates that the need for truly inclusive services is increasingly urgent for churches to address and implement. The growing use of sign language interpreters in various churches indicates an initial awareness of this issue, but it is not yet fully supported by comprehensive research. This study aims to analyse the role of sign language interpreters in strengthening liturgical inclusion for deaf congregations in church settings. The research method used is a descriptive qualitative study, which concludes that the presence of sign language interpreters not only facilitates understanding of worship but also strengthens deaf congregations' sense of belonging to the church community. Other findings indicate that integrating interpreters into the liturgical service structure significantly improves the quality of spiritual communication. This study emphasises the importance of the church's commitment to promoting inclusive and equitable services for all congregations. Abstrak: Pelayanan gereja di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menyediakan akses komunikasi yang setara bagi jemaat tuli, terutama karena ibadah umumnya berbasis verbal dan belum sepenuhnya didukung oleh sarana komunikasi alternatif. Keterbatasan ini menyebabkan teman tuli sering terpinggirkan dari pengalaman liturgis yang utuh, sehingga partisipasi mereka tidak seoptimal jemaat lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelayanan yang benar-benar inklusif semakin mendesak untuk diperhatikan dan diimplementasikan oleh gereja. Fenomena meningkatnya penggunaan juru bahasa isyarat di berbagai gereja menunjukkan adanya kesadaran awal, namun belum seluruhnya didukung oleh penelitian yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran juru bahasa isyarat dalam memperkuat inklusi liturgis bagi jemaat tuli di lingkungan gereja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif, maka dapat disimpulkan bahwa  keberadaan juru bahasa isyarat tidak hanya memfasilitasi pemahaman ibadah, tetapi juga memperkuat rasa memiliki jemaat tuli terhadap komunitas gerejawi. Temuan lain menunjukkan bahwa integrasi penerjemah ke dalam struktur pelayanan liturgi meningkatkan kualitas komunikasi spiritual secara signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya komitmen gereja dalam memajukan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh umat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

eleos

Publisher

Subject

Religion Education

Description

ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen adalah jurnal yang menerbitkan artikel ilmiah yang berkualitas tentang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan Nomor ISSN: 2798-9771 (Online), 2798-9860 (Print). Semua naskah melalui proses peer-review dan pemeriksaan plagiarisme. Hanya Naskah ...